Teman Senja

Hai, bagaimana senjamu hari ini?

3 Alasan Mengapa Perlu Tahu Ilmu Psikologi

Psikologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu terdiri dari kata psyche bermakna ‘’jiwa” dan logos yang berarti “ilmu”. Jadi, secara harfiah, psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa.

Jiwa manusia bersifat abstrak, bisa merasakan kesedihan, kesenangan, kemarahan, kegelisahan, dan sebagainya. Jiwa juga mempunyai potensi berperilaku baik atau buruk, jiwa menentukan tindakan yang akan dipilih manusia.

Jiwa sangat sulit dipelajari, sulit ditebak, dan sangat abstrak. Hal ini sesuai dengan firmanNya dalam al-qur’an:

“Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang jiwa atau roh, maka katakanlah bahwa jiwa atau roh itu adalah urusan Tuhan dan kamu tidak diberi pengetahun tentang jiwa itu kecuali sedikit saja.”
(Q.S Al-Isra, 17:85).

Ayat tersebut mengungkapkan kepada manusia bahwa meski pengetahuan tentang jiwa sedikit tetapi masih bisa dipelajari. Literatur lain mengatakan bahwa jiwa beda dengan roh. Jiwa adalah penggerak sekaligus pengatur pribadi manusia. Sedangkan roh selalu berhubungan dengan pencipta, roh bersifat selalu baik, beda dengan jiwa yang bisa bersifat baik atau buruk.

Ilmu tentang kejiwaan memang sulit dipelajari. Oleh karena itu ilmu psikologi bergeser menjadi ilmu yang mempelajari tentang perilaku manusia.

Tante    : “Ambil jurusan apa?”
Aku        :  “Psikologi Tan.”
Tante    : “Bisa baca pikiran orang dong.”
Aku        : “Aku mahasiswa psikologi Tan, bukan peramal.”

(-_-)

Psikologi membantu memahami segala hal tentang perilaku manusia meliputi sikap, karakter, semua emosi, hingga segala hal yang berhubungan dengan manusia.

Contoh sederhana

Saat seseorang marah atau berbohong, ilmu psikologi menganalisis perilaku tersebut. Mencari jawaban mengapa seseorang mudah marah, atau mengapa seseorang berbohong atau berbuat jahat.

Selain tentang emosi, psikologi juga membantu mengungkap tentang perilaku manusia yang moody, malas, stress, hingga depresi.

“Nyari duit ampe stress terus duitnya dipake buat ngilangin stress”

@anakkuliah

Ada juga tentang psikologi pendidikan, psikologi pernikahan, psikologi perkembangan, psikologi criminal, dan masih banyak lagi. Pada dasarnya segala macam kegiatan atau aktivitas yang melibatkan manusia di dalamnya adalah lingkup dari ilmu psikologi.

Manfaat Mengetahui dan Memahami Ilmu Psikologi

Ilmu psikologi bisa dipelajari berbagai kalangan, meski tak bisa secara mendalam, namun sangat membantu aktivitas manusia sehari-hari. Berikut 3 manfaat mengetahui dan memahami ilmu psikologi.

  1. Membantu Memahami Kepribadian Diri
    Memahami kepribadian diri sangat penting untuk mengetahui apa kebutuhan diri. Manfaatnya, kita bisa mengendalikan emosi disegala situasi. Selain itu, mengenali diri sendiri membantu mengasah kemampuan softskill,  atau mempertajam passion.
    Semua hal tersebut sangat membantu aktivitas sehari-hari, entah dalam bekerja mapun dalam berhubungan dengan orang lain.
  2. Membantu Mengharmoniskan Hubungan
    Psikologi mempelajari perilaku manusia dengan dirinya dan juga dengan manusia lain. Adakalanya saat berhubungan atau berkomunikasi terjadi kesalahpahaman hingga perselisihan.
    Kedua masalah tersebut timbul karena kurangnya memahami perilaku orang lain bahkan diri sendiri. Oleh karena itu, psikologi menjadi jawaban agar hubungan tetap harmonis meski masalah silih berganti.

    Riset-riset psikologi terbaru menemukan tanda-tanda hubungan toxic yang merugikan semua orang, ada juga tentang cara berpikir pria dan wanita, bagaimana bersikap di dunia kerja dan juga cara menghadapi orang yang menyebalkan.

    Semua hal tersebut bisa dipelajari oleh orang awam di psikologi sosial. Ada temuan yang lebih menarik lagi, yaitu psikologi perkembangan yang mempelajari tentang ilmu parenting dari pra- kehamilan hingga anak dewasa.
  3. Membantu Proses Adaptasi Kehidupan
    Kehidupan tanpa masalah adalah ilusi. Masalah ada untuk memebuktikan adanya kehidupan. Tentulah sulit dan berat bisa juga ringan atau menyenangkan tetapi semua bergantung pola pikir setiap individu.

    Ilmu psikologi juga membantu individu menyelesaikan masalah dari pola pikir. Bukankah semua tindakan kita bergantung apa yang kita pikirkan?
    Tak hanya itu, psikologi juga menenami individu saat kondisi emosi sedang sedih, mendung, galau, atau depresi. Melalui ilmu psikologi, kita bisa mencegah, merawat, dan menjaga emosi dan mental agar tetap stabil. Hal ini sangat berguna dalam adaptasi kehidupan.

Ketiga manfaat psikologi tersebut hanya sebagaian kecil dari luasnya ilmu psikologi. Meski terkesan rumit, pikiran, perasa, dan kehendak manusia sebagai jiwa masih bisa dipelajari. Dalam agama islam, psikologi termasuk dalam ilmu filsafat, dimana adanya penyatuan ilmu dan iman. Ilmu ini diperkenalkan oleh okoh-tokoh islam seperti Ibnu Sina, Ibnu Maskawaih dan al-Ghazali.

Sumber Psyline.id
Dosenpsikologi.com
uinjkat.ac.id

« »

© 2020 Teman Senja. Theme by Anders Norén.