Seorang nelayan sedang memisahkan hasil tangkapanya hari ini. Ikan yang besar sebagai pemakan ikan kecil di tempatkan diruang berbeda. Sambil melakukan cara biasanya, ia berpikir keras agar ikan-ikan yang berhasil ditangkapnya tetap segar sampai daratan. Butuh waktu seminggu untuk menempuh perjalanan dari tengah laut menuju ke tempat perdagangan ikan.

Akhirnya ia memakai cara lama dengan mematikan ikan lalu  menaburkan garam dan menambah jumlah balok es batu. Suhu dingin menjaga kesegaran ikan. Sedangkan taburan garam berfungsi membunuh mikro organisme sehingga menghambat proses pembusukan ikan.

Sesampainya di pelabuhan, ia kecewa. Ikan yang dibawanya memang masih segar namun terlihat layu. Ia pun duduk  termenung di pinggiran dermaga. Ada beberapa ikan-ikan kecil yang dikejar ikan besar lainnya untuk dimakan. Mereka berlari kesana kemari menghindari pemangsa. Gerakanya sangat gesit mencoba mencari tempat perlindungan. Tak ada yang berhenti berlari mereka terus bergerak menuju ruang yang lebih aman.

Sebuah ide terlintas dalam pikiran nelayan. Kali ini, ia mencoba tidak memisahkan jenis ikan pada satu tempat. Semua ikan dibiarkan hidup. Terlihat beberapa ikan berlari menghindari ikan pemangsa.

Tujuh hari berlalu, ia sangat puas semua ikanya masih dalam keadaan hidup dan segar. dagingnya masih kemerah-merahan, gerakanya juga masih lincah melompat kesana kemari. Ia pun mendapatkan untung penjualan lebih banyak.

Ide nelayan tersebut memberikan sebuah pelajaran. Hidup dengan kenyamanan memang suatu impian, namun menjadi membahayakan. Kenyamanan tidak melatih fisik dan akal agar terus bergerak. Akhirnya diam tanpa perubahan malah menjadi penurunan. Seperti ikan yang segar namun tampak layu.

Berbeda dengan hidup penuh dengan ketidaknyamanan. Bergerak membantu melatih otak. Terus maju mecari jalan. Meski menemukan tempat perlindungan yang aman, hanya untuk istirahat dari ikan pemangsa yang terus mengejar. Ikan menjadi lebih segar, otot-otot yang terus digerakan menjadikan ikan semakin lincah. Harganya pun lebih mahal dibanding ikan yang diam.